Entri Populer

Jumat, 12 Agustus 2011

Jenis-jenis Agroforestry

Agroforestry (pertanian hutan) merupakan suatu pola penggunaan lahan yang bertujuan mempertahankan atau meningatkan hasil dengan efektif. Caranya dengan menanam suatu lahan dengan menggabungkan antara tumbuhan berkayu (tanaman hutan) dengan tanaman pangan atau pakan ternak dengan menggunakan praktik-praktik pengolahan yang sesuai dengan kondisi ekologi, ekonomi, sosial, dan budaya setempat. Pola penanaman agroforestry umumnya tidak homogen, tidak seumur, dan terdiri atas berbagai macam tanaman.
Berikut adalah jenis-jenis agroforestry :

A. Silviagrikultur
Merupakan campuran antara tanaman pangan (pisang, jagung, dan kopi) dengan tanaman hutan di suatu lahan yang sama. Kombinasi ini dilakukan dengan teknik pengaturan ruang, diantaranya penanaman pohon tepi, penanaman dalam larikan berselang-seling, penanaman dalam jalur (strips) yang berselang-seling, dan penanaman campuran secara acak.

B. Silvopastura
Silvopastura merupakan kombinasi penanaman tanaman hutan dengan tanaman pakan ternak di lahan yang sama. Pola silvopastura tidak sama dengan padang rumput yang digunakan untuk pemeliharaan ternak secara tradisional. Bentuk campuran tanaman pada silvopastura sama seperti silviagrikultur. Contoh aplikasi silvopastura yakni penanaman jati putih (Gmelina arborea) dikombinasikan dengan tanaman turi (Sesbania glandifora) sebagai pakan hijauan bagi ternak di dalam suatu lahan.

C. Silvofiseri
Silvofiseri merupakan kombinasi penanaman tanaman hutan dengan usaha perikanan di lahan yang sama. Umumnya dilaksanakan di daerah hutan payau atau daerah yang terpotong oleh sungai. Berbagai tanaman yang ditanam dapat membantu pengendalian erosi dan sendimentasi tanah. Petani atau pembudidaya yang melakukan pola ini masih relatif sedikit. Salah satu contoh aplikasi silvofiseri adalah adanya tambak air payau ikan nila di area tanaman sengon.

D. Silviagrifiseri
Silviagrifiseri merupakan penggabungan antara usaha kehutanan, pertanian, dan perikanan di lahan yang sama. Perpaduan usaha tersebut menghasilkan pangan, hasil hutan, dan ikan. Contoh pola silviagrifiseri adalah kombinasi antara tanaman mahoni yang diselingi dengan tanaman umbi garut dan terdapat kolam buatan untuk ikan mas.

E. Silviagripastura
Adalah kombinasi antara usaha sektor kahutanan, pertanian, dan peternakan dilahan yang sama. Hasil yang diperoleh dari pola ini berupa pangan, pakan ternak, dan hasil hutan. Salah satu aplikasi silviagripastura yakni penanaman kayu afrika, iles-iles (sejenis umbi-umbian), dan lamtoro gung (Leucaena leucocephala). Keuntungan pola ini adalah dapat meningkatkan unsur hara di dalam tanah dan dapat mengurangi resiko kegagala panen secara total.

Mulai sekarang manfaatkan lahan yang anda miliki semaksimal mungkin dengan berbagai pola agroforestry agar hasil yang anda dapatkan berlipat.
MARI BERKEBUN.....,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar